Nurul Hidayat

man jadda wa jada

Bahan Kuliah MK E-Commerce

black-lcd-displayBahan Kuliah MK E-Commerce sudah tersedia silahkan download. Materi UTS dan UAS ebook-electroniccommerce dan Bahan Tambahan e-commerce-part4

Filed under: Uncategorized ,

Pengumpulan Tugas E-Commerce

Untuk Mahasiswa D3 Manajemen Perdagangan di harap mengumpulkan tugas di sini. NH

Filed under: E-Commerce

Panduan Program Kreatifitas Mahasiswa [PKM]

comptSetelah mengikuti TOT PKM Rayon III Jawa Tengah di UNSOED 3-4 April 2009 dengan pembicara Prof. Ir. Jamasri dari DP2M DIkti (Dosen Teknik Mesin UGM), bagi mahasiswa kreatif di sediakan dana maksimal 10 juta dengan membuat sebuah proposal yang dibimbing 1 dosen, dan dosen bisa membimbing maksimal 3 judul proposal, ada 6 jenis pkm yaitu, PKMP, PKMT, PKMM, PKMK, PKMGT, PKMAI. dalam blog ini akan saya sungguhkan filenya, silahkan download di sini. panduanpkm2009, Panduan PKM Dikti, sosialisasi-pkm-gt-unsud-2009_ppt-versi-lama dan pkm-unsoed-4-april-2009_versi-lama nh

Filed under: Uncategorized

Maaf Saya Bukan Orang Gajian Lagi

Oleh : Agus Ali
BERPINDAH status dari orang gajian menjadi pengusaha membutuhkan persiapan mental dan strategi yang matang.
Keterbatasan modal bukan halangan.

Posisinya sebagai project manager membuat Mohamad Rosihan, 36, tahu betul jika dengan hanya dua proyek besar, perusahaan tempatnya bekerja bisa menutup biaya operasi selama setahun penuh. Tak puas hanya menikmati cipratan proyek itu saat gajian, Rosihan pun segera memutuskan untuk pindah kuadran. Namun, ia mengaku cukup hati-hati untuk berpindah status, dari seorang pekerja jadi pebisnis.

Alumnus Institut Teknologi Bandung ini terlebih dahulu menguji kemampuannya sebagai seorang self employeepada bisnis konsultan teknologi informasi yang dikelolanya sejak 2002. “Modalnya, sebuah proyek senilai Rp30 juta, saya pikir cara ini bisa membuat saya memperoleh seluruh nilai proyek, tak seperti pekerja yang cuma dapat gaji,” kata Rosihan.

Selama setahun ia mencicipi pengalaman repotnya mempekerjakan diri sendiri pada bisnis yang dikelolanya. “Namanya berbisnis di sektor jasa yang knowledge based itu memang akan melelahkan. Semuanya bergantung pada kita, proses pendelegasian berjalan lamban dan sulit,” kata Rosihan.

Karena sadar bahwa keleluasaan mengatur waktu dan melakukan inovasi, dua hal yang selama ini diimpikannya saat mulai berbisnis, nyaris mustahil terwujud jika ia tetap bertahan di kuadran self employee. Ia pun segera banting setir. Sejak 2004, ia menggeluti bisnis ritel fesyen muslimah. “Memang harus ada shortcut, untuk beralih dari self employee menjadi seorang business owner. Orang sering heran, kok seorang dengan latar belakang teknologi informasi seperti saya bisa bisnis baju, padahal ini shortcut saya,” kata Rosihan.

Bisnis barunya itu ternyata jauh lebih dahsyat daripada perkiraannya. Pendapatan 10 kali lebih besar daripada gaji berhasil dibukukannya hanya dalam waktu enam bulan. Kini di saat sepi, toko-tokonya bisa membukukan omzet Rp30 juta hingga Rp60 juta. Di saat panen Lebaran, bisa mengalirkan perputaran uang hingga Rp150 juta sampai Rp450 juta.

Jalur aman Menjalankan bisnis berbasis self employee, seperti yang dilakukan Rosihan di awal perjalanannya sebagai pengusaha, kata Aidil Akbar, Chairman International Association of Registered Financial Consultant (IRAFC), adalah langkah pindah kuadran yang paling tepat.

“Lakukan dari yang mudah dulu, beli franchise atau jadi self employee bisa jadi pilihan. Begitu pula saat akan berpindah dari tahap pekerja yang juga pebisnis sampai total fokus usaha. Buat yang biasa jadi orang gajian, semuanya harus dipersiapkan secara terencana dan bertahap, baik itu dari segi manajemen maupun keuangan,” kata Indonesia Senior Partner Pavilion Wealth Management itu.

Hal senada juga diungkapkan Yanti Isa, 41, pendiri PT Magfood Inovasi Pangan. Ia baru memutuskan untuk total jenderal di bisnis bahan pangan dan makanan cepat saji setelah tujuh tahun menjalankan bisnisnya. “Padahal, setelah dua-tiga tahun, saya sudah balik modal. Karena saya ingin benar-benar menjadi business owner dulu sepenuhnya, baru saya melepas pekerjaan di tahun ketujuh,” kata Yanti.

Kini, setelah tujuh tahun berbisnis, Yanti mengaku pendapatannya sebagai pebisnis belum menyamai gaji dan keuntungan yang ia terima sebagai direksi di sebuah pabrikan bahan pangan ternama. “Karena, saya memilih untuk tidak mengambil semua penerimaan dari hasil bisnis. Saya memilih untuk menginvestasikannya kembali, misalnya untuk beli properti,” kata Yanti yang mengaku kini mesin bisnisnya bisa membukukan omzet Rp500 juta per bulan.

Jika Yanti menjadikan indikator statusnya sebagai business owner sebagai pertanda kapan ia melepas status pekerjanya, Ryad Kusuma, pebisnis fesyen dan saham, menjadikan ukuran omzet sebagai indikator kapan ia bisa melepas status pekerjanya. Ia memutuskan mengucapkan selamat tinggal pada kantornya setelah toko-tokonya membukukan omzet Rp200 juta per bulan. Ryad yang tergabung dalam komunitas pebisnis Tangan di Atas (TDA) kini resmi menyandang status TDA. Sebelumnya, Ryad masih tergolong amfibi, alias pekerja yang juga pebisnis. Usaha sudah di tangan, tapi kemampuan dan nyali belum mumpuni sehingga belum cukup percaya diri untuk menanggalkan status orang gajian. Sebagian anggota TDA lainnya bahkan masih berstatus ‘tangan di bawah’ alias (TDB), mengandalkan gaji semata buat penghidupan mereka.

Namun, sebelum mantap membuat surat pengunduran diri, seorang pebisnis pemula minimal mesti memahami dasar manajemen bisnisnya dengan tekanan pada tata kelola pemasaran dan komunikasi bisnis. Ilmu dasar itu wajib dipelajari jika memang ingin usahanya berkembang dan jadi penopang utama kehidupan mereka. Namun, tidak harus punya pengetahuan dulu baru jadi pengusaha karena pelaku usaha biasanya belajar sambil praktik di lapangan.

“Semua harus dipelajari dengan cepat dan mengaplikasikannya dengan cepat pula,” kata Rosihan. Singkirkan pula mental blocking, yang menurut Yanti Isa, adalah kendala paling besar, bahkan melampaui keterbatasan modal.

Jadi, kapan Anda kirim surat resign?

Di-copy dari Koran Media Indonesia
Edisi Cetak : Minggu, 30 November 2008

Filed under: Enterpreneurship ,

Batik Open Source Ditunggu Pasar Internasional

Jumat, 10/10/2008 15:51 WIB
Erna Mardiana, Ardhi Suryadhi – detikinet


Batik Fractal dari Pixel People Project (lom/detik)
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=ad79472d&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=45&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=ad79472d’ border=’0′ alt=” /></a>

Bandung – Grup asal Bandung, Pixel People Project mendapatkan penghargaan untuk karya mereka, Batik Fractal. Mereka diganjar Unesco 2008 Award of Excellence sebagai ‘Stamp of Approval’ yang menjamin produk mereka memiliki kualitas tertinggi pada level internasional dan berpotensi besar untuk masuk pasar dunia.

Ketiga anggota Pixel People Project yaitu Muhamad Lukman, Yun Hariadi, dan Nancy Margried sejatinya akan bertolak ke Bangkok International BIG Fair di Bangkok Thailand pada 14 Oktober 2008. Salah satu contoh produk Batik Fractal yang diproduksi oleh Rumah Batik Komar Bandung itu, akan dipamerkan secara permanen di Bangkok.

Sayangnya, mereka belum tentu akan berangkat ke Bangkok. “Duh kita lagi mengikat pinggang nih, engga ada biaya untuk pergi. Makanya kita sudah mengajukan proposal ke BPEN (Badan Pengembangan Ekspor Nasional), tapi belum ada kabar. Inginnya kami bisa berangkat. Tapi kalau tidak bisa, ya engga apa-apa lah, awardnya saja dikirimin,” tutur salah satu anggota Pixel People Project, Nancy.

Batik Fractal dipastikan memenuhi empat kategori utama sehingga mendapatkan award of excellence. Di mana empat kategori itu adalah: excellent yang menunjukkan standar yang tinggi dalam kualitas pengerjaan kerajinan (craftmanship). Kedua, authentic yang mencerminkan identitas budaya dan nilai tradisional.

Ketiga, innovative yang menggunakan kreatifitas dalam desain dan proses produksi. Terakhir, marketable yang menunjukkan potensi untuk diterima pasar dunia.

Selain itu ada dua kategori lainnya yang harus dipenuhi dalam proses pengerjaan produk kerajinan, yaitu eco-friendly atau ramah lingkungan dalam penggunaan material dan teknik produksi, dan fair atau tidak melanggar hukum ketenagakerjaan atau mengeksploitasi pihak manapun secara tidak adil dalam proses produksi kerajinan.

Pixel People Project dengan bantuan Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) mengirimkan produk Batik Fractal ke kantor Unesco di Bangkok tepat sehari sebelum tanggal penerimaan berakhir.

Melalui penilaian ketat oleh jajaran ahli dari Unesco, AHPADA (ASEAN Handicraft Promotion and Development Association) dan SACICT (Support Arts and Crafts International Center of Thailand) terhadap 70 produk unggulan dari 10 negara di Asia Tenggara. Akhirnya diputuskan Batik Fractal sebagai salah satu penerima sertifikasi internasional tersebut.

Hal ini akan memberikan jaminan bagi pembeli internasional, bahwa produk Batik Fractal yang dikeluarkan Pixel People Project telah memenuhi pengaturan standar tertinggi dalam kualitas produk, desain dan nilai jual.

Sebagai penerima Award of Excellence, Pixel People Project akan mendapatkan keuntungan dari Unesco yaitu berupa certificate of excellence (sertifikat kesempurnaan), training and capacity-building (pelatihan dalam produksi dan desain), trade fairs and exhibitions (memperoleh kesempatan tampil di ajang pameran internasional), communication and promotion (dukungan dalam promosi dan media komunikasi), tercantum dalam website Unesco, intellectual property and copyrights (kemudahan dalam pendaftaran HAKI regional).

“Dengan penghargaan ini, bisa menjadi kemudahan bagi kami untuk masuk pasar dunia. Karena itu kami ingin sekali bisa datang langsung terima penghargaan, karena disana bisa langsung bertemu buyer,” harap Nancy.

Batik Fractal adalah pembuatan batik tradisional tetapi dalam pengerjaan motifnya digambar ulang dengan rumus-rumus matematika yang dilakukan dengan bantuan software komputer. Campur tangan software disini, lanjut Nancy, hanya sebatas menggambar ulang motif, sedangkan pengerjaan batiknya dilakukan seperti biasa.

“Kami menggunakan software Open Source yang bernama JBatik. Kata J ini artinya Java, karena berasal dari platform Java,” tandasnya kepada detikINET, Jumat (10/10/2008).

Filed under: Artikel ,

Putri ke-2 Lahir

Telah lahir putri kami ke 2 di RS. Margono Soekardjo Jam 05.10 dengan BB 2,950 kg PB 48 cm. Semoga menjadi anak yang sholehah.

Filed under: Uncategorized

Siapa Manusia Tertua di Facebook?

Fino Yurio Kristo – detikinet


Ivy Bean (nydailynews)

Inggris – Semangat nenek yang satu ini patut ditiru. Sudah berusia 102 tahun, Ivy Bean tetap aktif mengakses internet dan disebut sebut sebagai anggota tertua di situs jejaring sosial, Facebook.

Ivy lahir pada tahun 1905 di Inggris, bertahun-tahun sebelum komputer ditemukan. Kala itu, sistem komunikasi tercepat di Inggris adalah dengan telegram karena jaringan telepon juga masih belum ada.

Namun meski ia dilahirkan di zaman kuno, hal ini tampaknya tidak menghalanginya menjadi seorang nenek yang melek teknologi internet.

Awal mulanya, dia mendengar pembantunya berbincang-bincang mengenai Facebook. Dia pun jadi tertarik dan akhirnya menjadi anggota Facebook.

Saat ini, Ivy memang baru punya sedikit teman di Facebook. Namun para pembantunya telah membuat sebuah grup penggemar di Facebook. Grup bernama ‘Oldest Person on Facebook’ ini punya anggota sekitar 200 orang. Ivy sendiri mengaku menyukai Facebook dan internet.

“Saya mendengar tentang Facebook dan jadi ingin tahu. Saya juga senang online,” demikian pengakuannya seperti dilansir The Sun dan dikutip detikINET, Sabtu (16/8/2008).

Filed under: Berita ICT

KISAH CINTA DARI CHINA


Satu kisah cinta baru-baru ini keluar dari China dan langsung menyentuh seisi dunia. Kisah ini adalah kisah seorang laki-laki dan seorang wanita yang lebih tua, yang melarikan diri untuk hidup bersama dan saling mengasihi dalam kedamaian selama setengah abad.

Laki-laki China berusia 70 tahun yang telah memahat 6000 anak tangga dengan tangannya (hand carved) untuk isterinya yang berusia 80 tahun itu meninggal dunia di dalam goa yang selama 50 tahun terakhir menjadi tempat tinggalnya.
50 tahun yang lalu, Liu Guojiang, pemuda 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda 29 tahun bernamaXu Chaoqin ….

Seperti pada kisah Romeo dan Juliet karangan Shakespeare, teman-teman dan kerabat mereka mencela hubungan mereka karena perbedaan usia di antara mereka dan kenyataan bahwa Xu sudah punya beberapa anak….

Pada waktu itu tidak bisa diterima dan dianggap tidak bermoral bila seorang pemuda mencintai wanita yang lebih tua…..Untuk menghindari gossip murahaan dan celaan dari lingkungannya, pasangan ini memutuskan untuk melarikan diri dan tinggal di sebuah goa di Desa Jiangjin, di sebelah selatan Chong Qing.

Pada mulanya kehidupan mereka sangat menyedihkan karena tidak punya apa-apa, tidak ada listrik atau pun makanan. Mereka harus makan rumput-rumputan dan akar-akaran yang mereka temukan di gunung itu. Dan Liu membuat sebuah lampu minyak tanah untuk menerangi hidup mereka.

Xu selalu merasa bahwa ia telah mengikat Liu dan is berulang-kali bertanya,”Apakah kau menyesal?” Liu selalu menjawab, “Selama kita rajin, kehidupan ini akan menjadi lebih baik”.

Setelah 2 tahun mereka tinggal di gunung itu, Liu mulai memahat anak-anak tangga agar isterimya dapat turun gunung dengan mudah. Dan ini berlangsung terus selama 50 tahun.

Setengah abad kemudian, di tahun 2001, sekelompok pengembara (adventurers) melakukan explorasi ke hutan itu. Mereka terheran-heran menemukan pasangan usia lanjut itu dan juga 6000 anak tangga yang telah dibuat Liu.

Liu Ming Sheng, satu dari 7 orang anak mereka mengatakan, “Orang tuaku sangat saling mengasihi, mereka hidup menyendiri selama lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah sehari pun. Selama itu ayah telah memahat 6000 anak tangga itu untuk menyukakan hati ibuku, walau pun ia tidak terlalu sering turun gunung.

Pasangan ini hidup dalam damai selama lebih dari 50 tahun. Suatu hari Liu yang sudah berusia 72 tahun pingsan ketika pulang dari ladangnya. Xu duduk dan berdoa bersama suaminya sampai Liu akhirnya meninggal dalam pelukannya. Karena sangat mencintai isterinya, genggaman Liu sangat sukar dilepaskan dari tangan Xu, isterinya.

“Kau telah berjanji akan memeliharakanku dan akan terus bersamaku sampai akan meninggal, sekarang kau telah mendahuluikun, bagaimana akan dapat hidup tanpamu?”

Selama beberapa hari Xu terus-menerus mengulangi kalimat ini sambil meraba peti jenasah suaminya dan dengan air mata yang membasahi pipinya.

Pada tahun 2006 kisah ini menjadi salah satu dari 10 kisah cinta yang terkenal di China, yang dikumpulkan oleh majalah Chinese Women Weekly.

Pemerintah telah memutuskan untuk melestarikan “anak tangga cinta” itu, dan tempat kediaman mereka telah dijadikan musium agar kisah cinta ini dapat hidup terus.

Sum

Filed under: Enterpreneurship

INAICTA – Indonesian ICT Awards 2008

1. E-Government

Pemenang:
Nama Karya : Sistim Informasi Pajak Kendaraan Bermotor – PAMOR
Nama Peserta: PT. Digital Sistem Semesta (Fajar Asikin, Edi Djuwito)

Merit:
Nama Karya : Re-QuiC (Real & Quick Vote Counting)
Nama Peserta: PT. Mitra Mandiri Informatika (Zuchrizan Zain, Oong Sugiono, Ismed Iqbal, Arif Hasani)

2. E-Business: Corporate

Pemenang:
Nama Karya : AUTOMATIC METER MANAGEMENT USING WIRELESS MESH NET
Nama Peserta: St. Andika Sutedjo

Merit:
Nama Karya : SPBU Information Management System 2008
Nama Peserta: Penta Pilar Integrasi (Adi Gunawan, M. Zulcham Priyambodo, Soetiady, Yusnang Yulianto)

3. E-Business: KUKM

Pemenang:
Nama Karya : Penjualan dan Stok Barang 5.5
Nama Peserta: PT.Bamboomedia Cipta Persada (Putu Sudiarta, Agus Prasetyo)

Merit:
Nama Karya : GrowUrl.com: Tumbuhkan Website Anda
Nama Peserta: FA Puwara Anindita, Rinto Prasetyo Adhi

4. E-Business: E-Health

Tidak ada pemenang.

5. E-Education

Pemenang:
Nama Karya : Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan
Nama Peserta: PT Jalin Mayantara Indonesia (Rakhmat Farunuddin, Rakhmat Januardy)

Merit:
Nama Karya : Aplikasi Pembelajaran untuk Tuna Rungu & Wicara
Nama Peserta: PT. Telekomunikasi Indonesia (TELKOM) (1. Samudra Prasetio, Andri Qiantori, Hariyo Santoso, Permana Rian)

6. E-Tourism and E-Culture

Pemenang:
Nama Karya : JBATIK
Nama Peserta: IGOS Center Bandung & Pixel People Project (Ir. Eko Mursito Budi MT., Muhamad Lukman, Nancy Margried, Jun Hariadi, Dani Ramdani S.Kom)

Merit:
Nama Karya : Wediombo Ecotourism Website
Nama Peserta: Perkumpulan Masyarakat Konservasi Wediombo Lestari (Hatma Suryotrisongko, S.Kom, Rubianto, S.Pd.I)

7. E-Entertainment: Games

Pemenang:
Nama Karya : LiLO
Nama Peserta: PT Antar Mitra Prakarsa (Pahala Basuki, Sobar Herdiman, Alif Wijayakusumah, Yanuar Triwibowo)

Special Mention:
Nama Karya : Marathon Matematika
Nama Peserta: Universitas Dian Nuswantoro (A Zainul Fanani, Arry Maulana Syarif)

8. E-Entertainment: Animation

Pemenang:
Nama Karya : Jungle Forever
Nama Peserta: Sky boost Animation Studio (Hario sasongko, Dede Khrissandi, Hadi Yoshua, Andri Prasetyo.ssn, Kenny tjieuw, Maria Anne Carolina)

9. Tools and Infrastructure

Pemenang:
Nama Karya : ECare103
Nama Peserta: ELCO Solutions (Mahshil, Mhd Reza Khan)

10. Research and Development

Pemenang:
Nama Karya : BuddyMiner
Nama Peserta: Budi Susanto

Merit:
Nama Karya : Truss Optimizer
Nama Peserta: Universitas Kristen Maranatha (Johnny Setiawan)

11. Student Project: SD

Pemenang:
Nama Karya : Yesterday
Nama Peserta: Rissa

Merit:
Nama Karya : AIR RACE
Nama Peserta: Andrew

12. Student Project: SMP

Pemenang:
Nama Karya : MyQ smileys
Nama Peserta: Fauzan Helmi Sudaryanto

Merit:
Nama Karya : The Warrior
Nama Peserta: Aiken Christiansen Sujana

13. Student Project: SMA/SMK

Pemenang:
Nama Karya : Peradnya Virus Cleanner
Nama Peserta: I.B. Putu Peradnya Dinata

Merit:
Nama Karya : MAX Lab
Nama Peserta: SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Gugus dwi Laksono, Briansyah Dwi R, Adam Bachtiar, Aditya Rahmawan)

14. Student Project: Perguruan Tinggi

Pemenang:
Nama Karya : EasyHotspot
Nama Peserta: Rafeequl

Merit:
Nama Karya : Mobile Surveyor
Nama Peserta: Institut Teknologi Bandung (Achmad Zaky S, Fahriz Mumtaza Ahsan)

15. Robot Maze Solving: SD

Pemenang:
Nama Karya : ROBO MOBILE MAZE
Nama Peserta: SD VICTORY PLUS BEKASI JAWA BARAT (JONATHAN CHRISTOPHER, M. ADRIAN GITARIADI, B. ERVIN LUNARDIARMAN)

16. Robot Maze Solving: SMP

Pemenang:
Nama Karya : TECHNOBOT
Nama Peserta: MADRASAH INTERNASIONAL TECHNONATURA JAKARTA (IZHAR AL MIZAN WAHONO, ZURAIDAH HANIFAH, IEUAN A. NOBEL)

17. Robot Maze Solving: SMA

Pemenang:
Nama Karya : TRACKER28GOOD
Nama Peserta: SMAN 28 JAKARTA (ADJI GUNHARDI, CITRA INDRA PRADITA, DITO WIJANARKO)

18. Robot Creative Unique

Pemenang:
Nama Karya : LAND SCRATCHER
Nama Peserta: TEKNIK MESIN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG (PRIMA ADHI YUDHISTIRA, LUHUR BUDI SAESAR, RONALD SABTENDRA)

Special Mention
Nama Karya : Kanjeng Gulun
Nama Peserta: Fakultas Teknik Universitas Lampung (Yulliarto Raharjo, Mona Arif, Samsul Huda)

19. Robot Favourite Maze Solving

Pemenang:
Nama Karya : Robo SPV6
Nama Peserta: SD Sekolah Victory Plus, Bekasi (Ahmad Zaki Risadi, Magistiar Linar Nugrahandi, Koo Won Kyu)

20. Robot Favourite Creative Unique

Pemenang:
Nama Karya : B.E.S.T (Beta Extinguiser Super Truck)
Nama Peserta: SMPK BPK Penabur Gading Serpong Tangerang (Michael Limanto, Henry, Indra)

*Telkom Smart Campus Award (TESCA)*

21. Best Access and Connectivity

Pemenang: Binus University
Merit : Universitas Indonesia

22. Best Content Application

Pemenang: Universitas Indonesia
Merit : Binus University

23. Best of The Best

Pemenang: Binus University
Special Mention: UNIKOM Bandung

Filed under: Berita ICT ,

Tag Blog untuk Memecahkan Rekor Muri

Sumber :  Wicaksono Hidayat – detikinet

Sabtu, 02/08/2008 13:15 WIB


BlogStar pemecah rekor (dbu/inet)

Jakarta – Silahkan melakukan pemecahan rekor MURI posting blog terbanyak hari SABTU (2/8/2008) pukul 13:00-16:00 dengan mengisi tag ”muri” (huruf kecil semua) di setiap postingan Anda selama masa pemecahan rekor berlangsung.

Setelah mengikuti acara tersebut kirim email URL blog Anda yang menunjukkan partisipasi pada acara tersebut. 500 peserta pertama yang mengirim email ke: adminblog[at] staff.detik. com akan mendapatkan tshirt ‘I, Record Blogger’ secara cuma-cuma.

untuk keterangan lebih lanjut, silahkan klik murifoss.blogdetik.com
( wsh / wsh )

Filed under: Berita ICT ,

Schedule

November 2009
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Categories

Statistik Blog

  • 39,140 hits

Nasywa Amania Hidayat

My Self

Dosen dan technopreneur. Founder Portal BanyumasPromo.Info, Unsoed.Net dan CEO Solusindo Telematika. Hobiku adalah olahraga, brandingku adalah social networking & blogging, karakterku adalah entrepreneurship & teaching, silaturahmi adalah motivating & inspiring people.

My Contact Lines

Mohon menghubungi saya jika ada kepentingan di beberapa media di bawah ini : # Mobile Phone: 08122718132 # Yahoo Messenger: nurul15053 # Email: nurul_unsoed@yahoo.com # Friendster: nurul.unsoed@gmail.com # Facebook: Nurul Hidayat

Album Kita

hkki jogja

Seminar Hari TI

badminton

Tempat penyimpanan data online "hdonline"

deluxe_room 613

Hotel Atlet Cenury Park

timeschedule0607

IMG_2167

Gunung slamet

IMG_2152

More Photos